Desperado the movie

Klo biasanya saya mengkritik Filem ato sinetron Indonesia, skrg saya mau kritik buat filem luar. Filem itu adalah “Desperado”, Filem lawas tentang dendam pemusik meksiko kepada bandar narkoba. Diperankan oleh Antonio Banderas dan Salma Hayek. Saya sendiri udah nonton beberapa kali filem ini, lumayan bagus tapi tetep aja ada yang beberapa hal yang bikin jelek.

Yang paling wagu adalah, Pahlawan selalu bisa menembak dengan tepat kepada musuh2 nya, namun penjahat tak pernah mengenai sasaran jika menembak sang pahlawan. bahkan saat jarak tembak nya tidak jauh, dan tanpa ada perlindungan. masih aja tembakan meleset, dan pahlawan bisa balik menembak dengan tepat.

Di Bagian Awal, Saat si banderas selesai menghancurkan bar dan akan bertemu dengan salma hayek, Ada seorang penjahat yang berniat menembaknya dari belakang. tidak cukup satu, penjahat membawa dua pistol di kedua tangan nya. Namun kenapa sang penjahat harus berlari mengejar sang pahlawan sampe sangat dekat. bukankah Pistol bisa ditembakkan dari jarak jauh. Apakah pistol itu hanya bisa melukai lawan jika jarak pistol dan lawan adalah 0 ? Dan akhirnya, sang pahlawan bisa berkelit dan menembak balik penjahat bego tersebut. Bener2 penjahat Bego.Tidak lebih pintar daripada penjahat bego di pilem anak2.

Kemudian akhirnya si banderas dan cewe nya salma hayek bertemu musuh yang dicarinya di markas musuh. akh ternyata musuhnya adalah kakak nya sendiri. dasar Pilem. SEtelah reuni keluarga, akhirnya sang pahlawan menembak musuh nya tersebut. dan kemudian layar blank, ganti scene. sang pahlawan berjalan pulang dan dihampiri si cewe nya, menggunakan mobil. Weleh. Trus anak buah nya si Penjahat tadi Diam aja ngeliat bos nya ditembaki? Kok si pahlawan bisa mudah aja kabur setelah membuunuh bos penjahat. Lalu, si cewe dapet mobil dari mana ? bukan kah dia tidak punya uang, karena Toko buku dan uangnya sudah terbakar ?

Bagian2 aneh yang ngga mutu dari pilem kaya gitu emang selalu ada. Oya, di pembukaan filem, Teman sang pahlawan minum2 di bar. menceritakan dan menakuti seisi bar tentang kejamnya sang pahlawan. Setelah minum bir dan selesai bercerita, pergilah sang kawan itu meninggalkan bar. Ups, dia lupa ngga bayar minuman nya. Bartender juga ngga memberi tahu harga minuman. Mungkin saya ngga liat adegan mbayar nya, ato mungkin bar nya lagi promosi, jadi gratis.

Pilem luar yang box office pun ada bagian ngga mutu nya, jadi ngga papa lah klo filem indonesia juga ada bagian ngga mutunya. Maju terus Perfileman indonesia

0 Responses to “Desperado the movie”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply